Kristen Irak Target Utama Pembunuhan Dan Kekerasan


Kelompok ekstremis di Irak melancarkan lagi aksi serangan kepada umat Kristen Irak. Dua orang pria bersaudara ditemukan tewas, di kota Mosul, sekitar 350 kilometer, ke arah Utara, dari Baghdad, Senin (22/11).

Waad Hanna (40) dan saudara laki-lakinya, Saad, (43), dibunuh pada saat tengah hari waktu setempat, di toko milik mereka. Peristiwa ini semakin menguatkan fakta bahwa penyerangan terhadap umat Kristen Irak intens dilakukan sebagai bagian dari rencana beberapa kelompok teroris fundamentalis.

Hal ini diperkuat oleh data lembaga hak asasi manusia (HAM) Hammurabi yang berbasis di Baghdad. Ketua lembaga HAM Hammurabi William Warda memaparkan bahwa kaum Kristen di Irak selama tujuh tahun terakhir ini menjadi sasaran pembunuhan, penyanderaan bahkan pelecehan. Rumah-rumah mereka di Baghdad, Mosul, dan Kirkuk menjadi sasaran serangan kelompok bersenjata.

Menurut laporan lembaga HAM Hammurabi, jumlah kaum Kristen yang tewas dalam enam tahun terakhir ini sebanyak 800 orang. Jumlah yang disandera dan hilang bisa lima kali lipat dari jumlah yang tewas. Menurut laporan lembaga HAM tersebut, jumlah warga Kristen yang tewas pada tahun 2010 sebanyak 71 warga, tahun 2009 sebanyak 29 warga, tahun 2007 sebanyak 153 warga, dan tahun 2004 sebanyak 221 warga.

Selama bulan November ini, kelompok ekstremis telah beberapa kali melakukan serangan pada rumah tinggal dan tempat usaha warga Kristen. Sejauh ini, jumlah korban tewas enam orang, dan 33 orang lainnya, menderita luka-luka.

0 komentar:



Posting Komentar